Olahragapeninggi badan. Untuk menambah tinggi badan, dapat bisa dilakukan dengan melakukan banyak aktivitas, salah satunya adalah olahraga. Berikut beberapa olahraga peninggi badan yang bisa kamu lakukan dengan mudah. Yang terpenting, selalu konsultasikan dengan dokter kamu sebelum melakukannya. Baca juga 5 Rekomendasi Olahraga untuk Lansia. 1.
– Bersepeda merupakan pilihan olah raga kardio yang sederhana dan mudah untuk dilakukan, namun memiliki banyak manfaat kesehatan. Manfaat bersepeda sangat banyak, jadi mulai sekarang jangan malas untuk olahraga, agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Berikut dilansir dari Website Kementrian Kesehatan RI, 5 manfaat bersepeda 1. Meningkatkan kekuatan otot Mengayuh pedal sepeda sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan otot lengan dan kaki. Bersepeda secara rutin juga bisa melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh. 2. Mengontrol berat badan Manfaat lain dari bersepeda untuk mengontrol berat badan agar tetap ideal. Bersepeda membantu membakar kalori serta meningkatkan metabolisme. 3. Menjaga kesehatan jantung Bersepeda adalah olahraga kardio yang berfungsi menjaga kesehatan jantung, paru-paru, serta sirkulasi darah. Dengan bersepeda secara rutin, kadar lemak dalam darah menurun sehingga berefek positif penderita tekanan darah tinggi. 4. Menurunkan risiko depresi Bersepeda juga memiliki manfaat bagi kesehatan mental, salah satunya menurunkan risiko depresi. Hormon dopamin yang memicu rasa bahagia, menurunkan perasaan stres, depresi, dan gangguan kecemasan lain. 5. Meningkatkan sistem imun tubuh Manfaat lain yang bisa kita dapatkan dari bersepeda adalah meningkatkan sistem imun tubuh. Imun tubuh yang kuat tentu membuat kita jadi lebih sehat dan tidak gampang terserang penyakit. Namundiantara berlari dan bersepeda, mana olahraga yang lebih baik? \ ADA banyak jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk membakar kalori, menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan tubuh. Namun diantara berlari dan bersepeda, mana olahraga yang lebih baik? \ 05 Agu 2022. Network. Network. 05 Agu 2022. DAERAH. SEPUTAR KOTA;Penderita GERD biasanya sangat sulit melakukan Olahraga berat. Sebab, sering kali olahraga dapat memperburuk gejala GERD, dimana nantinya perut menjadi tidak nyaman dan mulas. Bagi penderita gastroesophageal reflux disease GERD alias penyakit refluks asam lambung, melakukan olahraga itu harus banyak pertimbangan. Namun bukan berarti pula penderita GERD tidak bisa melakukan olahraga. Pengidap GERD tetap disarankan untuk berolahraga namun harus mencari jenis yang tepat agar kondisi tidak memburuk. Dilansir dari Tampa Bay Reflux Center, berikut ini Olahraga yang aman bagi penderita GERD. Simak ya! • Banyak Khasiat dan Manfaat Buah Dewandaru, Termasuk GERD dan Pencernaan 1. Berenang Rekomendasi olahraga untuk penderita GERD yang pertama adalah berenang. Berenang merupakan olahraga yang melatih seluruh bagian tubuh. Salah satu jenis dari olahraga aerobik ini menjadi pilihan yang baik bagi penderita GERD karena gerakannya menghindari adanya tekanan pada perut. Maka dari itu risiko naiknya asam lambung pun dapat dihindari. 2. Bersepeda Harus dicatat bahwa bersepeda dengan kecepatan tinggi mampu memicu gejala GERD. Akan tetapi jika kamu bersepeda dengan kekuatan yang stabil dan sedikit lambat maka baik untuk penderita GERD. Sebab, dengan bersepeda lambat kenaikan asam lambung bisa dicegah. • Obat Terbaik untuk GERD dan Asam Lambung, Ada Bunga Kantil dan Daun Pepaya 3. Yoga Yoga merupakan latihan tubuh yang dapat membantumu merasa lebih kuat. Meskipun yoga dilakukan dengan lambat, olahraga ini mampu meningkatkan fleksibilitas tubuh tanpa memperparah gejala GERD. Di sisi lain, yoga membantu merawat pencernaan, maka dari itu aktivitas fisik ini cocok untuk penderita GERD. Walaupun begitu, ada gerakan yoga yang sebaiknya dihindari pengidap GERD yakni pose di mana kepala berada di bawah dan kaki di atas. Pasalnya, gerakan tersebut dapat memperburuk gejala refluks. • Saran Ahli Gizi untuk Mencegah Penyakit GERD dengan Konsep Mindful Eating 4. Berjalan kaki Berjalan kaki terlihat seperti olahraga yang paling sederhana ya. Padahal harus kamu ketahui bahwa meskipun sederhana, jalan kaki baik bagi pengidap GERD. Kamu bisa berjalan kaki di alam, kompleks rumah, maupun sambil mendaki. Dengan berjalan kaki, bukan hanya kondisi asam lambung saja yang membaik tapi aktivitas ini juga mampu mengurangi stres. • Mengatasi Gangguan Asam Lambung dan GERD dengan 3 Obat Herbal 5. Angkat beban ringan Beberapa angkat beban ringan bisa menjadi latihan yang bagus untuk penderita GERD. Ketika mengangkat beban kamu perlu memperhatikan setiap gerakannya, hindari membungkuk. Hal ini dikarenakan membungkuk dan gerakan menyodorkan lainnya justru memicu naiknya asam lambung. * Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
- Jumat, 20 Januari 2023 1704 WIB GRIDVIDEO - Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang mudah dan murah untuk dilakukan. Namun olahraga ini kaya manfaat loh. Tidah hanya untuk kesehatan tubuh, bersepeda juga baik untuk mental. Berikut ini beberaa manfaat bersepeda untuk kesehatan. 1. Baik untuk jantung Rutin bersepeda dapar meningkatkan detak jantung dan fungsi kardiovaskular. Jika kondisi jantung semakin kuat, risiko penyakitnya semakin kecil. 2. Turunkan tekanan darah tinggi Bersepeda terbukti membantu menurunkan tekanan darah tinggi sebesar 4,3 persen. Penurunan ini jika kita rutin bersepeda selama tiga bulan. Jika kita melakukannya selama enam bulan, penurunan yang terjadi sebesar 11,8 persen. 3. Berat badan turun Kita bisa mengontrol berat badan dengan bersepeda. PROMOTED CONTENTOlahragaini mudah dan murah untuk dilakukan. Berolahraga renang, maka seluruh tubuh diharuskan untuk bergerak. Jenis olahraga selanjutnya yang baik dilakukan oleh wanita adalah dengan melakukan bersepeda. Bersepeda merupakan olahraga yang dapat dilakukan baik oleh wanita muda maupun tua. Anda hanya perlu menyiapkan sepeda dan waktu untuk Ilustrasi bersepeda. © - Bagi mereka yang malas pergi ke gym, bersepeda, renang maupun lari adalah pilihan olahraga yang menarik. Namun berenang tentu cukup sulit untuk dilakukan secara rutin atau harian. Sementara lari cukup menguras energi di tengah-tengah aktivitas kita. Jika kita adalah orang yang sibuk, lari tentu jadi pilihan yang buruk untuk olahraga. Bersepeda tentu jadi pilihan yang menarik di antara berbagai opsi di atas. Bersepeda memiliki banyak keutamaan, mulai dari segi fisik, mental, sosial serta lingkungan. Hal ini yang membuat olahraga sepeda tak akan pernah turun tren-nya di masyarakat. Berikut beberapa alasan mengapa bersepeda adalah olahraga terbaik. 1. Efisien Makin dewasa dan makin bertambah umur, kesibukan kita pun makin bertambah dan makin banyak hal yang dilakukan. Namun tak perlu khawatir waktu olahragamu jadi hilang, karena selain berolahraga, bersepeda juga sarana transportasi efisien. Mengendarai sepeda ke tempat kerja ataupun ke tempat 'hang out,' tak hanya membakar kalori, namun juga dapat menyegarkan hari yang dibebani seabrek aktivitas. Tak hanya itu, sudah banyak sekali dampak buruk kesehatan mental jika kita selalu menghadapi macet tiap hari. Memangkasnya dengan bersepeda tentu dapat memberi perubahan signifikan pada kesehatan baik fisik maupun mental. 2. Hemat uang Harga sepeda tentu lebih murah dari motor, terlebih lagi perawatannya juga jauh lebih murah daripada kendaraan bermotor. Selain itu, dengan mengendarai sepeda, kita tak perlu mampir ke pom bensin untuk isi bahan bakar. Jadi, setiap kayuhan sepeda yang kamu lakukan, kamu menghemat uangmu sendiri. 3. Bersepeda dapat membuatmu pintar Sebuah studi menunjukkan bahwa bersepeda yang dijadikan latihan olahraga dalam rutinitas sehari-hari, dapat menajamkan pemikiran kita. Hal ini dikarenakan bersepeda dapat mengaktifkan se-sel di otak, yang memicu saraf mendorong produksi protein. Bersepeda juga membantu transmisi saraf untuk berkomunikasi lebih efektif satu sama lain. Sederhananya, hal ini membuatmu mengalami peningkatan dalam hal menerima informasi dan membuat konsentrasi lebih kuat. 4. Bersepeda adalah pilihan transportasi yang terbukti cukup aman Banyak orang berasumsi bahwa bersepeda adalah hal berbahaya, terlebih lagi dilakukan di kota besar dengan kuantitas mobil dan motor yang sangat banyak. Namun secara statistik hal ini tidak benar. Dalam statistik yang tercatat di masyarakat Amerika Serikat, masyarakat paling banyak meninggal disebabkan karena serangan jantung, di mana kemungkinan tersebut sebesar 4671. Sementara kemungkinan meninggal diatas sadel sepeda, hanya sebesar Jadi tak perlu khawatir akan bahaya bersepeda, karena justru bersepeda bisa mengurangi resiko penyakit jantung. 5. Bersepeda bisa membangun otot dengan lebih baik Karena bersepeda mengaktifkan otot pantat, quadricep dan otot, tentu dengan bersepeda lebih sering kamu akan mendapatkan otot jadi di daerah tulang belakang hingga pergelangan kakimu. Selain itu, secara keseluruhan otot di tubuhmu akan lebih mampu mempertahankan keseimbangan tubuh. Hal ini dapat memperbaiki postur tubuh dan kekuatan tubuh. 6. Mengendarai sepeda dapat memperbaiki suasana hati Terdapat berbagai penelitian ilmiah yang mengungkapkan bahwa bersepeda dapat meningkatkan mood, menghilangkan stres dan merilis senyawa endorfin di otak. Hal ini sangat bisa dibuktikan dengan mencoba membandingkan ekspresi wajah pengendara sepeda, pengendara mobil serta pengendara motor. Tentu ada perbedaan besar terhadap ekspresi mereka. 7. Bersepeda dapat membakar kalori meski kamu sedang tidak bersepeda Terdapat sebuah riset yang mengindikasikan bahwa para pesepeda akan terus membakar kalori meski dia tidak sedang bersepeda. Penelitian ini bahkan tidak dilakukan ke atlet, namun pada pekerja yang menjadikan sepeda sebagai sarana transportasi pilihannya. Hal ini dikarenakan otot kita bekerja lebih efektif jika sudah terbiasa bersepeda. Sedikit pergerakan akan membakar kalori lebih banyak ketimbang mereka yang tak bersepeda. Selain itu, para pesepeda yang sudah terbiasa ke mana-mana mengeluarkan energi untuk mengayuh, mereka akan lebih terbiasa untuk melakukan berbagai kegiatan, tanpa halangan 'mager.' Tentu hal tersebut akan membakar kalori meski kita sedang tidak di atas sadel. [idc]Baca jugaBenarkah minum 'air kelapa' bikin tubuhmu terhidrasi lebih baik?Pekerja, ini 7 kebiasaan wajib agar kamu tak mudah 'terkapar'Penderita sinus? Ringankan dengan 5 cara mudah iniSudahkah Anda buang air besar dengan posisi yang benar?Hati-hati! 14 Cara berpakaian ini beresiko buat kesehatan [Part 2] JikaAnda ingin bersepeda, ada kiat-kiat yang bisa dilakukan agar tidak mudah lelah. Jadi, olahraga pun bisa konsisten. Agar lebih maksimal, Anda bisa mencoba bersepeda selama 60 menit. Berikut tips bersepeda yang bisa Anda ikuti. 30 menit pertama: bersepeda dengan ringan tanpa paksaan. Pada menit terakhir, naikkan intensitas kayuhan secara 2. Mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah Bersepeda sebagai olahraga kardio bisa merangsang dan memperbaiki kesehatan jantung, paru-paru, sirkulasi darah, serta membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Manfaat bersepeda juga termasuk membantu menguatkan otot jantung dan mengurangi kadar lemak dalam darah. Memasukkan kegiatan bersepeda ke dalam olahraga harian bisa membantu mencegah risiko tekanan darah tinggi hipertensi. Sebuah studi dari British Journal of Sport Science Medicine menemukan bahwa berolahraga dengan intensitas tertentu dapat memperbaiki hipertensi. Efek yang ditimbulkan sama seperti saat orang tersebut mengonsumsi obat resep. Walaupun begitu, tetap konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan saran medis terbaik. 3. Mengurangi risiko kanker Jika Anda mempertahankan asupan makanan sehat dan seimbang, disertai bersepeda secara teratur, kedua hal tersebut akan membantu Anda dalam mengurangi risiko kanker. Sebuah studi terbitan Journal of American Medical Association JAMA menunjukkan bahwa orang yang memiliki tubuh bugar hingga usia tua memiliki risiko lebih rendah untuk mengidap kanker paru dan kanker kolorektal. Sementara bagi penderita kanker dalam masa pemulihan, bersepeda dapat mengurangi efek samping dari pengobatan kanker dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. 4. Menghindari diabetes Kurang aktivitas olahraga menjadi salah satu faktor risiko penyebab diabetes. Bersepeda secara rutin merupakan salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko dan mengelola kondisi diabetes. Menghindari gaya hidup yang malas bergerak, salah satunya dengan bersepeda lebih dari 30 menit per hari bisa membantu Anda menurunkan risiko terkena diabetes dan penyakit lainnya. 5. Meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi Menjaga postur tubuh Anda tegak selama bersepeda dapat membantu meningkatkan kekuatan, keseimbang, dan koordinasi tubuh secara keseluruhan. Keseimbangan yang meningkat sebagai salah satu manfaat bersepeda bisa mencegah risiko jatuh dan patah tulang. Meskipun tidak secara langsung mengurangi risiko, bersepeda adalah bentuk latihan yang ideal bagi penderita osteoarthritis. Pasalnya, manfaat bersepeda bisa memberikan tekanan sedikit kepada persendian. 6. Merawat persendian tubuh Dr. Safran-Norton dari Harvard Health Publishing menyarankan bersepeda untuk penderita nyeri sendi dan kekakuan tubuh bagian bawah yang berkaitan dengan usia. Olahraga ini tetap bisa Anda lakukan dengan intensitas sedang hingga tinggi, tanpa khawatir membebani sendi. Saat duduk pada jok sepeda, Anda akan meletakkan beban pada sepasang tulang panggul yang disebut tuberositas iskia. Bersepeda berbeda dengan berjalan atau joging di mana Anda lebih banyak meletakkan beban pada kaki sehingga lebih rentan memicu cedera. 7. Memperbaiki gangguan kesehatan mental Manfaat bersepeda dan aktivitas fisik lainnya bisa membantu tubuh Anda menghasilkan lebih banyak hormon dopamin. Hormon dopamin berfungsi meningkatkan rasa bahagia sehingga bisa meredakan perasaan stres, depresi, dan gangguan kecemasan Anda alami. Sebuah studi menyebutkan pesepeda lebih sedikit mengalami gangguan kesehatan mental dibanding olahraga lain, seperti senam aerobik atau gym, termasuk pada mereka yang tidak melakukan aktivitas fisik sama sekali. 8. Mencegah risiko penyakit Parkinson Manfaat bersepeda salah satunya menangkal berbagai penyakit, termasuk penyakit Parkinson. Journal of the American Medical Association menerbitkan sebuah studi untuk meneliti hubungan antara aktivitas fisik pada tingkatan tertentu dengan risiko penyakit Parkinson. Berolahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi mampu menurunkan risiko penyakit Parkinson pada pria. Berdasarkan hal ini Anda tentunya harus menyesuaikan kecepatan, durasi, dan jarak tempuh untuk membantu Anda mengurangi risiko penyakit ini. 9. Membantu memperpanjang usia Olahraga intensitas tinggi yang bisa Anda peroleh dengan bersepeda memiliki manfaat untuk mencegah penuaan hingga ke tingkat sel. Aktivitas fisik berat mampu meningkatkan kapasitas dan fungsi mitokondria sehingga membuat Anda lebih awet muda. Melakukan olahraga rutin juga bisa mengurangi risiko kematian dini, sekaligus memperpanjang usia. Survei terhadap pesepeda Tour de France menyebutkan usia mantan pesepeda rata-rata hingga 81,5 tahun, lebih tinggi 17 persen dari rata-rata populasi umum yang hanya 73,5 tahun. Tips aman bersepeda dan hal-hal yang perlu Anda perhatikan Sebelum mulai bersepeda, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter apabila menderita penyakit jantung, arthritis, atau pengeroposan tulang. Bagi pengidap masalah keseimbangan, penglihatan, dan pendengaran lebih disarankan untuk menggunakan sepeda statis daripada bersepeda luar ruangan. Berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan agar aktivitas bersepeda jadi lebih aman. Periksa kondisi sepeda sebelum berkendara, seperti ban, rem, setang, jok, dan bagian sepeda lainnya. Selalu menggunakan pelindung kepala, siku, dan lutut untuk meminimalisir luka dan cedera akibat jatuh dari sepeda. Gunakan pakaian khusus bersepeda atau hindari pakaian longgar yang mudah tersangkut pada rantai sepeda. Patuhi peraturan lalu lintas dan perhatikan kendaraan bermotor serta pejalan kaki di sekitar. Lebih baik, gunakan jalur khusus sepeda apabila tersedia. Pertimbangkan untuk menggunakan tabir surya, kacamata hitam, dan topi apabila bersepeda pada siang hari dalam waktu lama. Hindari bersepeda jika kondisi polusi udara sedang tidak bagus. Gunakan lampu sepeda apabila bersepeda pada malam hari. Pastikan mengikuti tips aman bersepeda untuk mencegah risiko cedera, bahkan kecelakaan yang tentu Anda tidak inginkan. Anda perlu melakukan bersepeda secara rutin, serta imbangi dengan pola makan sehat dan menghindari kebiasaan buruk untuk mendapatkan manfaat sepenuhnya. SEBUAHstudi baru dalam jurnal European Heart Journal mengungkapkan bahwa olahraga terbaik yang bisa memberikan efek awet muda adalah kardio.. Seperti dilansir Health.com, Rabu (28/11/2018), latihan ketahanan seperti lari, berenang, atau bersepeda bisa memperlambat tanda penuaan dibandingkan dengan mengangkat beban - setidaknya pada tingkat sel. Untuk sampai pada kesimpulan itu, para peneliti